Category Archives: Basket

Marreese Speights ke Indonesia, Pilih Mana Jordan atau Bryant

Marreese Speights ke Indonesia, Pilih Mana Jordan atau Bryant | Senibet

Juara NBA 2015, Marreese Speights, datang ke Indonesia pada Rabu 26/8/2015 malam. Kedatangannya itu disambut baik masyarakat Indonesia. Speights datang ke Indonesia untuk memberikan arahan kepada 64 anak peserta Jr, NBA Indonesia di babak National Training Camp.

Pada Kamis pagi, Speights memulai aktifitasnya dengan memberi pelatihan singkat kepada anak-anak yatim dan dhuafa di Gedung Sarana Jakarta. Kegiatan itu juga disorot para media sosial Indonesia.

Seusai melatih, dia banyak berbincang dengan para media sosial, Speights disibukin dengan pertanyaan-pertanyaan serius dari para media sosial. Setelah menjawab banyak pertanyaan serius Speights diajukan pertanyaan yang harus dijawabnya saat itu juga, pertanyaannya siapa yang lebih bagus di antara Michael Jordan dengan Kobe Bryant.

Pertanyaan itu dengan mudah dijawab Speights, dia mengakui bahwa Jordanlah yang lebih baik dari Bryant. Dia juga menyatakan bahwa banyak orang yang mengatakan Bryant sedikit lebih egois.

“Michael Jordan. Saya menyukainya sepanjang waktu. Jordan pemain yang selalu diingat sebagai pemenang. Tidak pernah menjadi pemain Egois, Sementara itu Kobe Bryant. Orang-orang membicarakan, dia pemain yang egois,” jawab Speights seperti dikutip detiksport

Speights akan mencoba membimbing anak-anak perserta Jr, NBA Indonesia dalam rangka mencapai cita-cita mereka menjadi pembasket profesional pada Jumat-Minggu 28 30 Agustus. Dia akan melihat siapa saja yang layak menjadi Jr, NBA Indonesia All-Stars tahun ini.

Bandar Bola | Masa Depan Harrison Suram Setelah Gagal Bersinar

Bandar bola online | David harrison | Senibet
Bandar bola online – Pernahkah anda melihat sosok David Harisson yang mengenakan kaos tim bernomor 13 di Indiana Pacers pada tahun 2004 silam ?
Pastinya jarang sekali, pria berpostur tinggi besar ini merupakan mantan atlet NBA yang telah gantung sepatu. Dikutip dari liputan 6, Harisson yang memiliki dua orang anak ini harus mengakhiri karirnya sebagai pebasket profesional lantaran jarang dimainkan dan tidak diberi kesempatan untuk pindah ke klub lainnya oleh eks pelatihnya Jim O’ Brian.

Malang menimpa David kesempatan untuk mengembangkan karirnya pun pupus sudah, akibatnya ia terpaksa mencari pekerjaan lain. Selama menganggur uang tabungannya pun habis untuk membiayai kebutuhan sehari – hari sampai pada suatu ketika Harisson hendak membelikan makanan untuk anaknya di Mc Donal, pada saat akan membayar kartu kreditnya ditolak dan tidak memiliki uang tunai untuk membayar. Manajer restoran tersebut yang mengenali dirinya sebagai pebasket pun merasa iba dan memberikan secara cuma – cuma serta menawati pekerjaan padanya.

Pengunjung yang semakin hari semakin mengenal dirinya pun terheran- heran mengapa ia sampai bekerja disana dan terus bertanya mengenai dirinya akhirnya pekerjaan tersebut kembali ditinggalkan oleh David. Dan lagi ia menjadi pengangguran dan hanya dapat berharap akan ada penanam modal yang berniat menjadi investor perusahaan game miliknya agar dapat menyambung hidup kedua anaknya yang masih kecil.

About Chronicle

All the Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined an chunks as necessary, making this the first true generator on the Internet. All the Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined Lorem Ipsum as their default model text, and a search for web sites.