Kekecewaan Pep atas berpalingnya Jorginho ke Chelsea.

judi bola

Kekecewaan Pep atas berpalingnya Jorginho ke Chelsea

Pemain gelandang bertahan Napoli yang memiliki banyak keistimewaan ini akhirnya berlabuh di Chelsea. Pemain ini dinilai memiliki nilai akurasi tinggi dalam melakukan assist dan umpan terobosan, selain itu ia juga terkenal mahir untuk merusak konsentrasi serangan lawan. Ia adalah seorang pemain berkelas dari negeri Samba.

Namun ada yang konyol kali ini, publik dihebohkan dengan sikap antara klub dan pemain yang dinilai sedikit manipulatif, karena ternyata ada pihak yang merasa dirugikan olehnya.

Manchester City yang sudah membidikkan target kepada dirinya semenjak kurun waktu yang cukup lama sepanjang bursa musim panas digelar, terpaksa harus merelakannya berada di klub lain. Harapan yang mulanya terlihat menjanjikan, ternyata palsu belaka, City gagal mengajak Jorginho bergabung, ia malah memilih untuk ikut salah satu klub rival Manchester City yaitu Chelsea

Pep Guardiola (pelatih City) yang menjadi bagian dari rencana untuk merekrut Jurginho terpaksa harus gigit jari, namun di depan media ia terpaksa memungkirinya. Ia mengutarakan bahwa pilihan Jurginho sudah tepat, daripada ia akan menyesali (bergabung bersama City) di kemudian hari.

Memang tidak ada aturan tertulis tentang etika dalam jual beli di bursa transfer pemain, asal ada kesepakatan di kedua belah pihak, maka siapapun berhak mendapatkan deal tersebut. Namun yang dilakukan Chelsea memang terbilang cerdik. Mengetahui bahwa Jurginho adalah pemain istimewa yang sangat dibutuhkan Chelsea, maka klub ini mengatur siasat lain. Dan menyadari bahwa Jurginho juga diminati oleh klub raksasa

lainnya, maka Chelsea merasa harus bergerak lebih cepat.

Selanjutnya Chelsea mengambil keputusan dengan merekrut juga pelatih Napoli Maurizio

Sarri. Sebuah keputusan yang tepat, karena hal itu membuat Jurginho berpaling dari City dan lebih memilih dekat dengan pelatihnya selama ini. Seketika itu juga negosiasi City terhadap Jurginho yang telah dibangun sedemikian lama akhirnya gagal. Pep Guardiola mungkin sempat kecewa dengan hal ini, namun ia tak memperlihatkan hal tersebut di depan publik. “Saya tidak kecewa, dan kami telah berikhtiar untuk itu, namun semua juga

tergantung pemain itu sendiri, segala hal akan berakhir buruk bila diawali dengan niat yang tidak utuh”, “Tapi secara umum, kami senang karena Liga Inggris kedatangan seorang pemain yang bertalenta diatas rata-rata, akan menambah daya tarik turnamen ini pastinya, dan yang terakhir saya mendoakan mereka atas yang terbaik dan selalu dalam kekompakan”