Klopp Menegaskan Liverpool Berhak Lolos Ke Liga Champions

Klopp Menegaskan Liverpool Berhak Lolos Ke Liga Champions

Berhasil lolos dari babak semi final Liga Champions, memang jadi momen paling menegangkan untuk Liverpool. Pasalnya kemenangan kontra AS Roma ini terbilang paling tragis, karena pemenang pertandingan harus tersingkir dari ajang bergengsi musim mendatang tersebut. Roma tidak bisa merayakan kemenangan karena kalah agregat.

Bahkan pertandingan din hari tersebut di nilai sebagai lelucon oleh James Pallota, selaku presiden Roma. Hal ini karena gagal melaju ke Liga Champions hanya karena kekalahan agregat, memang masih ada peluang bagi Giallorossi untuk menang, namun membutuhkan tiga gol tanpa balas. Apa yang terjadi di Olimpico tidak sesuai harapan, hasil 4-2 untuk kemenangan Roma membuat semua pemain tertunduk lesu.

Meskipun tampil mendominasi bahkan mendapat gol bunuh diri dari James Milner, namun ini belum cukup untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim mendatang. Anak asuhan Juergen Klopp memang bisa tampil santai, pasalnya di leg pertama sudah mengantungi hasil akhir 5-2, itulah kenapa saat kebobolan hingga empat kali, bahkan Loris Karius gagal mengamankan gawangnya hingga 10 menit sebelum pertandingan berakhir.

Pernyataan Pallotta nampaknya sangat melukai hati Klopp, pasalnya skuadnya di anggap hanya mendapatkan keberuntungan dan ada pemihakan wasit dalam pertandingan leg kedua tersebut. Hasil agregat akhir dengan 7-6, sudah pasti memastikan jalan raksasa Merseyside ke babak final, ini bahkan sudah tidak pernah terjadi sejak 2007 lalu.

Bahkan Klopp menegaskan, Liverpool memang pantas dan berhak untuk melenggang ke babak final, ini kerja keras tim dan semuanya bermain sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil terbaik. Hal ini dilancir dari BT Sport, dimana Klopp menegaskan jika Liverpool memang berhasil sebagai finalis Liga Champions, ini 100 persen karena kerja keras.

Bukan sebuah keberuntungan, kami memang membutuhkan itu pada malam ini, namun bukan hanya kami saja. Real Madrid juga mendapatkan itu saat bermain kemarin. Inilah sepak bola, tidak ada yang pasti bahkan semua hal bisa berubah di lapangan. Tandasnya menegaskan kembali, jika kemenangan The Reds bukan pemberian, keberuntungan namun murni kerja keras tim.

Masih ada dua pertandingan penting lagi yang harus dilewati oleh Liverpool, sebelum akhirnya nanti tampil di final Liga Champions. Sudah pasti harus bermain lebih baik dan tidak hanya mengandalkan keberuntungan pasalnya lawan berat sudah menanti, sedangkan Liga Inggris akan memberinya tiket mendapatkan trofi kemenangan yang tersisa, Piala FA.

Bahkan Klopp menambahkan, jika setiap pemain sudah bermain sesuai karaktek dan kemampuannya, inilah sepakbola yang dinantikan selama ini. Permainan yang benar- benar gila, bahkan skornya juga sangat luar biasa, 7-6 agregat hasil akhir. Belum tentu ada klub lain yang mendapatkan skor segila dan seberani ini.

Perjalanan Liverpool belum menemukan ujung yang tepat, pasalnya sudah menanti pasukan Zinedane Zidane yang berhasil mengalahkan Bayern Munchen di babak semi final sebelumnya. Real Madrid sudah pasti tidak akan menyerahkan trogi kemenangan, karena berkesempatan mendapatkan trofi tiga kali berturut turut, jika berhasil menundukkan Si Merah.

Ini memang kali pertama berhasil lolos hingga babak final sejak 2007 lalu, namun The Reds sudah berhasil lolos ke final Liga Champions delapan kali. Bahkan lima diantaranya, berhasil keluar sebagai pemenang. Apakah Klopp yang akan berhasil memecahkan keraguan akan kemampuan Liverpool musim ini.