Puel Sudah Rasakan Tajamnya Klub Premier League Musim Ini, Seperti Piranha

Puel Sudah Rasakan Tajamnya Klub Premier League Musim Ini, Seperti Piranha

Pertandingan Liga Primer Inggris musim ini terbilang cukup panas, bahkan hal ini sudah dirasakan oleh Claude Puel yang merupakan manajer Leicester City. Dirinya merasa sudah menjadi korban piranha klub yang masuk dalam Premier League, sehingga merasa khawatir akan adanya pemecatan dari manajemen klub, namun Puel akan meminta alasan rasional jika itu semua terjadi.

Hal ini sudah tidak bisa dihindari lagi, pasalnya sepanjang 19 pertandingan di Premier League, hanya bisa memenangi empat laga saja. Sudah pasti prestasi ini mendapatkan tekanan hebat, bahkan rumor pemecatan pasti akan terjadi, cepat atau lambat sudah pasti Puel akan angkat kaki dari King Power Stadium.

Pasalnya kini Leicester City berada di posisi kesembilan di Premier League, meskipun masih menyisakan dua pertandingan sebelum akhir musim. Ini tentu tidak akan memberikan perubahan berarti, apalagi ada banyak tim yang sedang menyelamatkan diri agar bisa tampil di Liga Champions musim mendatang.

Jika melihat kebelakang, Puel pernah membawa Southampton di posisi delapan besar Premier League, tapi tetap saja mendapatkan penghargaan pemecatan setelah akhir musim. Karena dianggap tidak mampu memberikan pengaruh baik, bahkan membuat The Saints berada di zona degeradasi dan hanya bisa bisa mengandalkan selisih gol saja.

Bagaimana dengan kondisi sekarang, Leicester City juga tidak jauh berbeda, namun Puel memberikan alibi yang cukup bagus, dimana mengatakan jika klub yang masuk dalam Premier League semuanya sperti piranha. Ini tentu tidak sesuai dengan apa yang diinginkan dalam sepak bola untuk membangun masa depan lebih bagus. Itulah kutipan dari espnfc, saat pertama kali Puel di tunjuk sebagai manajer The Foxes.

Puel memang masih mendapatkan dukungan dari fans, namun semua itu hilang begitu saja setelah kekalahan kontra West Ham United, 2-0. Pertandingan kontra Arsenal pada kamis (10/5/2018) dini hari mendatang, nampaknya harus memberikan kemenangan untuk mendapatkan kepercayaan pemain, fans dan pendukung selama ini.

Namun Puel yakin, jika dirinya masih bisa membangun tim yang kuat seperti Manchester City, Manchester United dan Liverpool. Semua manajer tentu membutuhkan jaminan, jika tim yang diasuhnya yakin dan bisa menang di pertandingan selanjutnya.

Ini masih jalan awal untuk Leicester City, masih satu musim, sedangkan Southampton sudah berjalan tiga tahun, sudah pasti akan ada banyak perubahan. Namun ini butuh kesabaran dan tidak bisa bergerak langsung. Tandasnya seperti menegaskan tidak ingin kehilangan jabatan sebagai manajer Leicester City.