Romelu Lukaku Sebut Amarah Pelatih MU Adalah Hal yang Wajar

judi bola

Romelu Lukaku Sebut Amarah Pelatih MU Adalah Hal yang Wajar

Komentar Jose Mourinho terkait laga pramusim yang dilakoni oleh tim asuhannya, Manchester United menuai perhatian publik. Tak banyak yang mengkritik komentar pelatih MU itu. Romelu Lukaku sendiri menanggapi santai komentar yang diluapkan oleh sang pelatih dan menganggap amarah Mourinho adalah hal yang wajar terjadi.

MU memang mendapati hasil yang sedikit mengecewakan dalam laga pramusim kali ini. The Red Devils sempat kalah telak 1-4 di International Champions Cup (ICC) 2018 dari Liverpool yang notabene adalah rival abadinya. Kekalahan itu juga memicu amarah Mourinho. Mantan pelatih Real Madrid itu sering kali menunjukkan kekecewaannya terhadap performa yang kurang memuaskan dari anak didiknya. Oleh sebab itulah Mourinho belakangan pun tak jarang menuai kritikan dari publik.

Kritikan yang dihujankan pada Mourinho pun menjadikan Lukaku ikut angkat bicara membela. Ie menegaskan kalau Mourinho adalah sosok pelatih yang tidak suka menahan amarahnya ketika tim asuhannya kalah, Mourinho bisa dikatakan cukup mudah menunjukkan kalau dia kecewa dengan performa timnya. Lukaku menyebut hal itu lumrah terjadi.

“Orang-orang harus tahu bahwa kita tidak bermain untuk kalah. Kita memainkan permainan ini untuk menang. Jadi, saat Anda kalah, Anda akan marah dan kecewa. Sehingga untuknya (Mourinho) saat dirinya kecewa, dia adalah tipe orang yang dapat terlihat saat sedang marah” ungkap Lukaku, seperti yang dilansir oleh Business Insider.

“Jadi, saya pikir ini adalah hal yang normal. Harusnya ini dilakukan lantaran dia adalah pelatih yang selalu ingin membawa timnya menang. Apabila Anda tidak dapat berurusan dengan hal tersebut, Anda tahu, jangan bertanya kepadanya lantaran dia tidak akan menyembunyikan kepribadiannya dan menunjukkan sikap baiknya pada publik” lanjutnya.

Lukaku memanglah sosok pemain yang punya dedikasi besar untuk membela MU. Ia selalu menjadi yang diutamakan oleh sang pelatih. Bahkan menariknya, komitmen Lukaku untuk bermain optimal di MU ditunjukkannya dengan rela mengurangi jatah liburnya demi ikut serta dalam persiapan pramusim. Mengingat juga musim baru sudah ada di depan mata. Lukaku sendiri baru saja selesai membela timnas Belgia dalam gelaran Piala Dunia 2018 pertengahan Juli kemarin.