Selebrasi Kontroversi Shaqiri dan Xhaka Undang Kecaman Fans Swiss

judi bola

Selebrasi Kontroversi Shaqiri dan Xhaka Undang Kecaman Fans Swiss

Aksi selebrasi setelah berhasil membobol gawang lawan memang hal biasa dilakukan, namun ini menjadi sebuah kontroversi oleh pemain Timnas Swiss. Dimana Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri mendapatkan kecaman dari fans Swiss sendiri, setelah melakukan selebrasi yang dirasa kurang pantas setelah berhasil mengalahkan Serbia.

Xhaka sendiri berhasil membobol gawang Serbia karena mendapatkan tendangan penalti, sedangkan Shaqiri memang melakukan dengan sepakan kakinya sendiri. Skor 2-1 memberikan kemenangan pertama untuk Swiss, setelah di laga perdana hanya bisa menahan imbang Brasil.

Keduanya memang melakukan selebrasi bersama semua teman-temannya, ini hal biasa. Namun kecaman muncul setelah keduanya menyilangkan kedua tangan sehingga membentuk burung elang, ini merupakan simbol negara Albania. Mengapa bisa mendapatkan kecaman?.

Hal ini karena Serbia dan Albania memiliki sejarah yang cukup kelam, dimana pernah terjadi perang antara Serbia dan Kosovo pada 1998 lalu. Dimana Kosovo merupakan tempat kelahiran kedua pemain tersebut, hal ini tentu saja menunjukkan sesuatu yang rasis yang nantinya merupakan Swiss, pasalnya baik Shaqiri dan Xhaka akan terancam sangsi jika FIFA melihat ini sebagai pelanggaran.

Hal ini bahkan menjadi bahan diskusi heboh di laman publik, 20Minutes. Dimana semua fans Swiss menyayangkan tindakan selebrasi kedua pahlawan pencetak gol tersebut, bahkan ada yang menilai ini bisa merusak sportivitas sepak bola karena membawa tindakan rasisme, hal yang banyak ditakutkan saat Piala Dunia 2018 akan berlangsung di Rusia, pasalnya di sini banyak terjadi rasis karena perbedaan warna kulit, antara kulit putih dan hitam.

Sudah pasti jika terkena sangsi, kedua pemain ini bisa terancam tidak bisa bermain dalam beberapa pertandingan mendatang. Padahal keduanya dibutuhkan saat Swiss berhadapan dengan Kosta Rika di babak pamungkas penyisihan fase grup E, dimana Swiss harus mendapatkan 3 poin untuk bisa lolos ke babak 16 besar.

Bahkan ada fans yang secara lantang mengatakan, mengapa kedua pemain itu harus melakukan aksi selebrasi, sepak bola tidak boleh dicampurkan unsur apapun, semua pemain yang ada di lapangan itu sama. Dirinya memang pendukung Swiss, namun tidak bisa memberikan toleransi untuk hal buruk tersebut, apalagi bernada rasis.

Ada juga fans yang menyebutkan, jika pantas Serbia berang dan membuat gugatan ke FIFA, selain karena memang terjadi kecurangan dengan pemihakan yang dilakukan wasit Felix Brych. Namun memang apa yang dilakukan pemain Swiss tidak bisa di toleransi, ini akan merusak nama Swiss.

Seperti dugaan banyak pihak, sudah ada diskusi dalam Komdis FIFA yang melihat tindakan tersebut, FIFA kembali menegaskan, jika pertandingan sepakbola, apalagi Piala Dunia 2018 tidak akan ada unsur apapun, apalagi politik di dalamnya. Ini hanya murni permainan sepakbola dan permainan akan berakhir setelah 90 menit.