Setelah Cedera di Laga Final UCL, Mohamed Salah Tetap Percaya Diri Tampil di Piala Dunia 2018

judi bola

Mohamed Salah

Akhir pekan terakhir menjadi masa-masa yang sulit untuk pemain Liverpool. Bukan hanya karena kekalahan tim The Red di laga final di Ukraina dengan skor 3-1 atas Real Madrid. Mohamed Salah sendiri berjibaku dengan cedera bahu yang ia alami. Seperti diketahui, di awal pertandingan di laga final Liga Champions pada hari Minggu dini hari WIB kemarin Salah mengalami cedera setelah bentrok dengan bek Real Madrid, Sergio Ramos. Cedera tersebut memaksanya untuk mundur dari lapangan di menit-menit awal.

Di sisi lain, cedera yang dialami bukan hanya merugikan untuk Liverpool saja. Namun juga mengancam Mohamed Salah untuk tak bisa tampil di Piala Dunia 2018. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Salah merupakan pemain unggulan untuk tim nasional Mesir di Piala Dunia 2018 Rusia yang akan berlangsung beberapa minggu mendatang.

Sebelumnya pada hari Minggu kemarin, Al-Sheikh, staf administrasi sekaligus honorary President dari Egyptian club Al-Ahly  mengungkapkan bahwa Salah harus beristirahat hingga 2 bulan. Meskipun Egyptian Football Association (EFA) melalui Twitter resminya percaya diri sang striker akan bisa turun bermain.

“Dengan kesedihan yang besar, sedih bintang Arab kami Mohamed Salah dikonfirmasi dalam ketidakhadirannya dua bulan untuk cedera, yang berarti bahwa dia akan kehilangan Piala Dunia,” katanya Al-Sheikh, “Semoga dia cepat sembuh.

“Saya pikir Liverpool tidak akan membiarkan Salah mengambil kortison karena berbahaya bagi pemain dalam jangka panjang dan akan menekan keras untuk menyelesaikan perawatan selama dua bulan, yang sayangnya berarti bahwa kita tidak akan melihat bintang Mohamed Salah dalam Piala Dunia.”

Meskipun banyak pihak yang meragukan kemampuannya untuk tampil di Piala Dunia mendatang setelah cedera, Mohamed Salah justru mengungkapkan rasa percaya dirinya. Pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim ini mengungkap dirinya tetap bersiap untuk bertanding bersama tim Mesir pada 15 Juni mendatang.

“Ini adalah malam yang sangat sulit, tapi saya seorang pejuang,” kata bintang Liverpool di Twitter.

“Meskipun ada kemungkinan, aku yakin bahwa aku akan berada di Rusia untuk membuat kalian semua bangga. Cinta dan dukunganmu akan memberiku kekuatan yang aku butuhkan.”