Tabarez Sudah Siapkan Strategi Hadapi Ronaldo dan Portugal di Babak 16 Besar

judi bola

Tabarez Sudah Siapkan Strategi Hadapi Ronaldo dan Portugal di Babak 16 Besar

Juara Grup A, Uruguay akan berhadapan dengan runner-up grup B, Portugal. Sudah jelas, perhatian semua pemain akan tertuju pada Cristiano Ronaldo, kapten timnas Portugal sekaligus bomber yang siap untuk menciptakan hattrick kembali agar posisi top scorer bisa dimilikinya kembali, setelah sebelumnya Harry Kane berhasil mengukuhkan posisi ini.

Bahkan Oscar Tabarez, selaku pelatih timnas Uruguay sudah mempersiapkan stretagi khusus, dimana akan menghentikan pergerakan Ronaldo dengan cara mengepungnya. Hal ini pernah terjadi sebelumnya pada Brasil, Neymar harus dilanggar 10 kali dan mengalami cedera sehingga kesulitan untuk mengikuti sesi latihan, apakah ini nantinya akan terjadi pada Ronaldo.

Tabarez Sudah Siapkan Strategi Hadapi Ronaldo dan Portugal di Babak 16 Besar

Tabarez memang mengatakan jika Ronaldo memiliki potensi besar sebagai penyerang dan sudah mencetak 4 gol dalam Piala Dunia 2018, jumlah ini tentu akan bertambah karena Portugal masih dapat kesempatan untuk bermain. Apalagi dengan status juara Euro 2016, sudah jelas Ronaldo dari pemain utama yang patut diwaspadai.

Tabarez mengatakan hal tersebut pada media yang dilansir oleh ESPN, Ronaldo memang salah satu striker terbaik dan Portugal beruntung memilikinya. Dia (Ronaldo) memiliki banyak potensi besar yang terus berkembang di lapangan. Bahkan bisa merencanakan pertandingan dengan baik, fokus dan tetap memberikan perlawanan, sudah jelas perlu pemain terbaik untuk mengatasinya. Semua kualitas untuk menjadi pemimpin ada di tangan Ronaldo.

Sudah jelas ini membuat Tabarez khawatir, apalagi anak asuhannya belum pernah sekalipun bertemu dengan Ronaldo dan Portugal di Piala Dunia. Memang beberapa pemain yang berada di Premier League, Ligue 1 pernah berhadapan langsung dengan Ronaldo, semua bahkan memberikan komentar yang sama.

Hal tersebut membuat sang pelatih membuat stretagi untuk mengepung Ronaldo, diharapkan dengan penjagaan ketat akan membuat lawan tidak bisa bermain dengan baik. Apalagi jika tiang utama tim sudah tidak bisa bergerak, karena itu pemain Real Madrid tersebut harus secepatnya dimatikan di dalam lapangan, tanpa adanya pelanggaran.

Bukan hanya dengan satu pemain, melainkan seluruh tim bersama untuk menghentikan Ronaldo. Bahkan Tabarez yakin penjagaan satu dua pemain saja tidak akan menahan Ronaldo, apalagi Godin yang ada di lini pertahanan. Ini tidak akan memberikan efek apapun dan bisa jadi kalah sebelum mencapai babak final.

Uruguay kini datang ke Rusia dengan sangat meyakinkan, pasalnya belum terkalahkan sejak awal lagi. Dimana ingin mendapatkan prestasi membanggakan kala menjadi juara pada Piala Dunia 1930 dan Piala Dunia 1950, bahkan dalam Piala Dunia 2010 yang diselenggarakan di Afrika Selatan, berhasil menduduki peringkat empat dunia.

Tabarez bahkan meminta pada semua anak asuhannya untuk tenang dan fokus dalam permainan. Sudah banyak persiapan dan bisa menghadapi situasi apapun, bahkan  selama 12 tahun dirinya bekerja untuk mendapatkan hasil terbaik dalam Piala Dunia. Tujuan awal Uruguay datang ke Piala Dunia 2018 untuk mencapai kemenangan, ini hanya awal dari perjuangan.